Dalam film tersebut, Batman dikisahkan tinggal di Gotham City. Namun, lain hal nya dengan yang ada di Turki. Di negara tersebut, Batman bukan hanya tokoh film, melainkan juga nama provinsi, kota dan sebuah sungai.
Kota Batman merupakan ibukota dari provinsi Batman di wilayah Anatolia, Turki Tenggara. Kota ini terletak di dataran tinggi dekat dengan pertemuan antara Sungai Batman dan Sungai Tigris. Kota itu awalnya berupa sebuah desa kecil bernama Iluh dengan populasi 3 ribu jiwa. Pada tahun 1957, desa tersebut mengadopsi nama Batman yang diambil dari sungai yang mengalir di dekatnya.
Sungai Batman sebelumnya dikenal sebagai Kalat, yang berarti "pengantin wanita" untuk orang-orang Syria disekitarnya. Hingga abad ke-18, sungai itu diterjemahkan dalam bahasa Yunani sebagai Nymphius. Nama Nymphius "Batman" menjadi sering disebut pada abad ke-19. Tak jelas asal mulanya, namun "Batman" merupakan singkatan dari "Bati Raman", nama gunung di dekat sana.
Pada 2008 lalu, Walikota setempat sempat menggemparkan publik dengan rencananya untuk menuntut Warner Bros. dan Christopher Nolan. Walikota tersebut mengungkapkan, sutradara dari film trilogi "The Dark Knight" itu dengan serta merta menggunakan nama Batman tanpa berkonsultasi terlebih dahulu, seperti yang dikutip oleh Domino Poker Terbesar Pokercino.com
"Hanya ada satu Batman di dunia ini. Para produsen Amerika menggunakan nama kota kami tanpa pemberitahuan pada kami," ujar sang Walikota kala itu. Namun ternyata, ancaman tuntutan itu merupakan aksi publisitas semata. Pasalnya, komik Batman terbit pertama kali pada tahun 1939, lebih dari dua kedade sebelum kota tersebut mulai menggunakan nama itu.
Domino Poker Terbesar Pokercino.com

No comments:
Post a Comment