
Penumpang bernama Hyongtae Pae asal Korea Selatan ini bersikukuh ingin melakukan yoga di dalam pesawat dan tak mau kembali ke tempat duduknya. Istri Hyongtae Pae dan para kru pesawat berusaha membujuk pria ini untuk duduk di kursinya saat tiba waktunya makan.
Namun Hyongtae Pae tetap menolak dan memilih untuk kembali ke bagian belakang pesawat dan melakukan yoga. Hyongtae Pae kemudian marah dan berteriak-teriak saat kru tetap memintanya duduk di kursinya.
"Pae mendorong istrinya saat berusaha memintanya berhenti," bunyi pernyataan petugas. "Pae merasa istrinya membela para kru pesawat."
Pae bahkan membuat onar dan berusaha menggigit seorang tentara yang juga penumpang pesawat tersebut. Tentara ini berusaha membantu para kru agar Pae bersikap tenang dan mau kembali duduk. Bahkan, Pae juga sempat berteriak mengancam akan membunuh para penumpang lainnya dan mengatakan tak ada Tuhan di dunia ini, seperti yang dilansir oleh Agen Poker Terpercaya Pokerbatman.com
Karena aksinya ini, Pae membuat penumpang lainnya merasa ketakutan. Ia lalu diamankan oleh polisi sekembalinya di Hawaii karena dinilai membahayakan penumpang lain dan para kru pesawat.
Ia diduga mengalami ketidakstabilan mental karena saat berada di penjara Pae sempat berusaha bunuh diri dan mengencingi dirinya sendiri. Hakim akhirnya memutuskan Pae bisa dilepaskan dengan membayar denda sebesar USD 25 ribu (sekitar Rp 330 juta). Namun hakim memberikan syarat Pae dilarang meninggalkan Pulau Oahu untuk sementara waktu dan harus menjalani perawatan di rumah sakit jiwa.
Sementara itu, pengacara Pae mengungkapkan di luar persidangan bahwa kliennya sebenarnya bukan pria berbahaya. Pae hanyalah petani berusia 72 tahun yang melakukan perjalanan ke Hawaii bersama istrinya untuk merayakan ulang tahun pernikahannya yang ke-40. Pae memang tengah melakukan terapi yoga untuk menenangkan pikirannya dan mengaku tak bisa tidur 11 hari selama berada di Hawaii.
Agen Poker Terpercaya Pokerbatman.com












